Hari itu kita bertiga menghabiskan waktu di Playground. Ibu, Nadhira, Rania. Seperti biasa, setiap weekend akan ibu manfatakan bermain sepuasnya bersama Na.Ra. Sebentar lagi Nadhira dan Rania akan masuk SD. Ya Allah sudah SD saja. Pelan pelan ibu harus memposisikan Nadhira dan Rania bukan anak kecil lagi dan Na.Ra pun mungkin sudah tidak mau bermain di Playground laga.
Kali ini kita bertiga hanyak ke Playground sebentar, karena setelahnya ada les berenang. Setelah 1 Jam bermain, ibu memanggil Nadhira dan Rania bersiap siap pulang. Dari kejauhan, ibu melihat Nadhira memasukan sesuatu ke dalam saku celananya
Nadhirapun berlari ke Ibu dan senyum dengan arti senyuman yang sepertinya ibu Tahu. Tapi saat itu ibu tidak langsung menintrogasi Nadhira, ibu pun ikut senyum senyum. Saat menuju Toilet, ibu mulai bertanya sambil senyum senyum. Apa ini kak? tapi Nadhira berusaha menghindar.
Saat di wastafel pun, ibupun bertanya lagi ''Apa ya ituu..kok sakunya penuh wkwkw'' Nadhira pun ragu-ragu melihatkan. Lalu dengan berani Nadhira mengelurakan ''Strawberry ibu'' '' Aku suka banget strawberry ibu''
"Nadhira suka banget mainan strawberry yang ini?'' Lucu banget ya..tapi ini Nadhira udah minta ijin?
Ibu menatap wajah Nadhira dalam-dalam. Ibu memahami, anak umur5 tahun pada dasranya sudah bisa membedakan yang baik dan yang tidak hanya terjebak antara ingin memiliki dan jujur.
''Nadhira, bagaimana kalau kita kembalikan strowberrynya?karena itu bukan punya kita''
''Tapi aku pinjam sebentar saja ibu'', '' Boleh tidak aku kembalikan setelah makan'' Tanya Nadhira dengan penuh harap.
''Tapi bagaimana kalau kakak yang bersih bersih playground itu dimarahi, dikira kalau dia yang mengambil strawberry tersebut''
''Tapi aku suka ibu'', Nadhira berpikir sesaat dengan wajah sedih lalu mengumpulkan keberanian berjalan ke Playground mengembalikan strawberry mainan.
''Hebat'' kata ibu, sambil memeluk Nadhira setelah mengembalikan mainan. Insyaallah kalau nanti ketemu mainan yang sama akan ibu belikan.
Rania, Nadhira. Ibu punya pesan, belajarlah menahan diri. Belajar menunda kesenangan sesaat. Berpikir jernih untuk setiap tindakan yang diambil. Belajarlah jujur. Nilai nilai yang ibu pahami, sejak ibu SD. Salah satunya ibu tidak pernah menyontek, menyalin PR teman ibu, ataupun memberikan orang lain contekan. Ibu juga tidak suka memanipiulasi keadaan berharap orang orang bisa menerima Ibu.
Menahan diri tidak saja saat ingin memiliki sesutu tapi juga saat kita punya segalanya dan itu leih berat. Karena biasanya di tunggani oleh rasa sombong.
April 2026