Ngomong-ngomong tentang buku catatan harian..saya pertama kali punya catatan harian itu alias diari alias agenda itu saat kelas dua SMA. Buku tersebut saya beli di Toko buku Sari Anggrek di kota kelahiran saya, Padang. Buku agendanya warna coklat, dibeliin sama kakak saya, uni Deri :D. Sekarang namanya lebih keren ikh..''Dream Planner''. Sampai sekarang buku harian pertama saya itu masih saya simpan.
Sejujurnya saya pertama kali senang menuliskan note-note harian itu sejak kelas 6 SD. Waktu itu wali kelas saya, meminta muridnya harus membawa buku catatan kecil untuk menuliskan informasi-informasi yang kami dapat dari TV, Majalah, koran. Misalnya nama PM singapore, ibu kota negara ini. kegiatan ASEAN. Tujuannya untuk persiapan ujian akhir kelulusan SD. Tahun 1996, buku sakti kita cuma ada RPUL dan RPAL, belum ada internet apalagi google atau wikipedia. Ahh jangan itu, komputer saja gk tahu bentuknya kayak apa :D. Jadi dengan menuliskan informasi tersebut di buku catatan kecil, dapat memperkaya pengetahuan kita. Di buku catatan kecil tersebut, wali murid juga meminta kita menuliskan daftar tugas-tugas sekolah kita.
Buku kecil yang saya bawa kemana-mana itu jangan dibayangkan buku agenda yang lucu-lucu model sekarang. Cuma buku isi 40 yang dibagi dua. Kemudian kita kasih sampul yang 0. Setiap harinya wali kelas akan mengecek buku catatan kecil kita, apa saja tugas yang sudah kita selesaikan dan apa saja informasi umum yang sudah kita catat. Informasi umum yang sudah kita tuliskan akan dijadikan kuis siapa yang bisa pulang duluan :D. Jadi dulu sering banget, wali kelas memberi pertanyaan, lalu siapa yang bisa jawab boleh pulang duluan..hihihi.
Dulu saya hanya menamainya buku kecil. Lama-lama buku kecil itu benar-benar membantu dan membuat saya semangat membaca majalah,koran atau menonton berita di televisi. Tidak hanya sekedar mencatat informasi baru, buku kecil ini juga saya gunakan untuk membuat agenda hari ini, membuat target-target.,mencatat mimpi-mimpi anak kecil waktu itu. Ternyata..buku kecil bagi anak seusia saat itu bisa menjadi tempat refleksi diri, media untuk mempertajam tujuan hidup. Berikut menurut versi saya kenapa sangat direkomendasikan untuk memiliki buku harian/agenda/dream planner:
1. Menyeimbangkan emosi.
Percaya atau tidak, menulis dapat membantu kita menyeimbangkan emosi..Jika hari ini rasa hidup tidak teratur, entah itu bentuknya mageran, sensitif, insecure marah dan sebagainya, coba deh menulis. Buat saya saat menulis membantu kita menemukan diri sendiri yang sebelumnya seolah hilang karna di balut dengan emosi-emosi negatif. Di balut dengan pikiran-pikiran yang tidak penting.
2. Media refleksi dan evaluasi diri
2. Menbantu berfikir lebih terstruktur
3. Membantu melatih konsentrasi
4. Membantu kita menemukan tujuan hidup
5. Membantu artikulasi yang baik, karna saat menulis kita akan terlatih membuat susunan kalimat dengan kata-kata pilihan.
Walaupun sekarang disetiap HP yang dimiliki orang-orang saat ini memiliki Aplikasi untuk note. Buat saya menulis dengan menggunakan buku, tetap saja feel yang diberikan beda. Walaupun Saya beberapa media untuk menuliskan ""what ís on my mind", entah itu pakai buku, pakai blog atau media sosial seperti IG. Tapi menulis yang the best itu buat saya adalah dibuku, kedua blog hehehe. Sedangkan IG buat saya hanya untuk menyimpan foto denga quote yang terbatas dan terkadang setiap menulisnya mempertimbangkan banyak hal yang bisa membuat curahan pikirin tidak benar-benar orisinil.
Jika Nadhira dan Rania sudah bisa Calistung, hal pertama yang insyaallah yang saya anjurkan untuk mereka miliki adalah dream planner/agenda/buku kecil atau sejenisnya yang membantu kepribadiannya menjadi lebih baik.
Semarang, 10 Okt 2022