[DailyNote] 2 Maret 2017-Diskusi di Kelas IHRM


Alhamdulillah..salah satu hari terbaik lagi.

Pagi ini saya bertekat sekali bisa bangun sebelum subuh, karna waktu subuh sekarang mulai cepat dan saat ini di Cambridge subuh jam 05.08, seperti jetleg..karna sebelumnya subuh itu jam 8 hehehe..
Awalnya mau puasa, tapi karna bangun subuh saja susah, akhirnya sahur kelewat. Tapi Alhamdulillah sekali, saya bisa sholat subuh tepat waktu udah gk kesiangan lagi seperti dua hari yang lalu.

Sebenarnya metode saya salah sih hehehe. Sebagai orang Asia, mau subuh jam berapapun, cepat atau lambat seharusnya tetap konsisten bangun paling tidak jam 5 an. Supaya, ketika balik ke Indonesia gk kaget. Atau menghadapi musim panas juga gk kaget. Tapi sungguh karena langit yang masih gelap di tambah angin,dingin,salju membuat berjaga subuh itu benar-benar menusuk tulang. Apalagi di housing saya sebelumnya, heater hidup 2 atau 3 jam sebelum tidur kemudian dimatikan. Kebayangkan bangun subuh betapa dinginnya..hihihi

Anyway, hari ini ada kelas yang berkesan oleh saya yaitu kelas IHRM (International Human Resources Management). Kelas kami sedang membahas kasus tentang lima orang kandidat sebuah perusahaan di US yang akan membuka cabang di Israel. Cabang baru di Israel ini di bawah kendali UK. Ada 6 kandidat yang harus di pilih, diskusinya alot, sampai hari sudaj jam 5 pun tidak terasa haha.

Saya ngefans sama dosen IHRM, Stephani apalagi dengan cara berpakainnya ang simple elegant. Yang senang, beliau kalo presentasi tenang dan berwibawa tapi suka senyum. Dan menghargai perbedaan pendapat di kelas, sehingga hampir semua teman teman aktif berbicara. Saya selalu ingat dengan ucapannya ketika mendengar ide seseorang ''lovely''. Kadang-kadang ode seorang teman itu weird menurut saya, tapi dia selalu bisa memparafrasekan ide-ide kami sehingga akan menjadi ide yang jitu. Sedikitpun tidak ada wajah weird dari mukannya:D.

Akhir diskusi ini tidak ada kesimpulan :D, karena kasus bukan realitas sehingga dalam mengambil kesimpulan butuh banyak asumsi. Kesimpulan yang dilatarbelakangi asumsim sah-sah saja selama penjelasannya tajam dan relevean