Hari ini Good Friday dan di Indonesia hari paskah. Jadwal bus pun berubah
menjadi jadwal sunday service, yang biasanya normal dari jam 06.20 AM to 11 P.M
setiap 20 menit, hari ini menjadi 10 a.m to 5 setiap satu jam.
Dari bangun pagi
saya benar-benar niatkan saya harus melakukan kegiatan lebih berarti hari ini.
Saya cicil membaca alquran, saya buat sarapan dari halal hot dog yang ya bu Shahin kemaren, tetangga British-Pakistan yang salah satu anak
perempuannya satu kampus dengan saya. Oh ya, anak bu Shahin yang paling kecil kemaren juga mengajarkan saya membuat kue.
Lalu saya buka
laptop, dan saya menulis. Semakin kesini saya semakin percaya, menulis adalah
aktivitas yang tepat merefleksikan suasana hati. Pada saat menulis saya
mengeluh, ngomel, mengungkapakan rasa sedih dan sesal. Dan pada saat yang sama,
saya bisa menuliskan solusi untuk diri saya sendiri. Menulis seperti self
healing buat saya, ketika saya membaca tulisan ini dua, tiga hari kemudian,
saya sering bertanya, benarkah ini tulisan saya? hehe..teernyata not bad :)
Hari ini saya
putuskan menulis dan menulis, entah itu setiap satu jam sekali,
saya menulis, ketika pikiran saya terbentur lagi, saya menulis lagi, hingga
semua yang ada dalam pikiran saya habis dan saya bisa mengganti isi pikiran
saya dengan hal yang baik baik lagi.
Saat ini suhu 12
derajat, mendung dan suasa libur yang kadang mengundang melow. Dua hari yang
lalu sempat 25 derajat dan mendadak saat itu saya merindukan winter, hehehe,
merindukan putih nya. Ketika melihat salju, saya sadar, saat ini saya tidak
sedang di negara saya..jauh dari kampung halaman saya..jauh dari ayah ibu yang
selalu saya rindukan..jauh dari sosok setengah baya yang pastinya merindukan
telpon saya, yang dengan seksama mendengarkan cerita saya walaupun dengan
pendengaran yang mulai tidak kuat. Salah satu
keinginan terbesar saya adalah, saya ingin menjaga orang tua saya.