Waktu terus berjalan dan semakin kesini saya semakin merasa saya berada di pusaran thesis. Padahal semester ini saya hanya murni thesis..thesis..thesis. Tapi seperti keluhan yang di hadapi orang -orang pada umumnya saat thesis, punya ide tapi begitu sulit menuliskan. Biasanya kesulitan menuliskan disebabkan karna belum betul betul paham idenya, topiknya terlalu general atau terlalu spesisfik dan penyebab lain malasnya menulis adalah tidak benar benar tertarik dengan topik yang kita ajukan sendiri.
Nah kalau saya apa ya? Saya suka topiknya tapi sulit menyampaikan ide secara runut. Kalau di tuangkan dengan cara "ngomong'', saya bisa. Tapi ketika dituliskan, rasanya sulit mencari kata penghubung dan membuat paragraf yang padat.
Mengerjakan thesis di musim dingin ada tantangan sendiri. Andai kata cuaca tidak bersahabat dan tidak memungkinkan belajar di perpustakaan, maka kamarpun harus di kondisikan seolah-olah ruang kerja. Terlebih lagi, masa masa thesis adalah pembuktian bahwa kita bisa mengendalikan aktivitas, stick to the target dan schedule. Jujur si, ini tantangan tersendiri buat saya. Kalau jelas-jelas ada kelas kan enak, tinggal ngampus sesuai jadwal. Tapi ketika thesis, kita yang harus me-lead diri sendiri.
Selama ini saya berusaha men threat diri saya selama thesis sebagai berikut:
Nah kalau saya apa ya? Saya suka topiknya tapi sulit menyampaikan ide secara runut. Kalau di tuangkan dengan cara "ngomong'', saya bisa. Tapi ketika dituliskan, rasanya sulit mencari kata penghubung dan membuat paragraf yang padat.
Mengerjakan thesis di musim dingin ada tantangan sendiri. Andai kata cuaca tidak bersahabat dan tidak memungkinkan belajar di perpustakaan, maka kamarpun harus di kondisikan seolah-olah ruang kerja. Terlebih lagi, masa masa thesis adalah pembuktian bahwa kita bisa mengendalikan aktivitas, stick to the target dan schedule. Jujur si, ini tantangan tersendiri buat saya. Kalau jelas-jelas ada kelas kan enak, tinggal ngampus sesuai jadwal. Tapi ketika thesis, kita yang harus me-lead diri sendiri.
Selama ini saya berusaha men threat diri saya selama thesis sebagai berikut:
- Tetap bangun sesuai jadwal walaupun tidak ada kelas. Sholat, ngaji, ngulang hafalan lalu bikin kopi/teh hangat
- Tetap mandi pagi, pakai baju seolah-olah akan ke kampus. JANGAN sekali kali pakai baju tidur. Karna kalau saya akan mengundang rasa malas malasan. Tidak lupa, saya juga bedak, dll pokoknya persis seperti akan ke kampus. Selain itu dengan penampilan yang sudah ready, kalau tiba tiba cuaca bagus tinggal masukan buku ke tas, bawa snack dan cuss pakai sepeda ke perpus.
- Duduk dengan benar di meja belajar hehe, jangan sampai leyeh-leyeh di kasur. Lalu setting jam istirahat :jam 10 snack pagi, jam makan siang dan jam 3 sore buat snack sore.
- Prinsipnya, jangan sampai sehari pun lewat tanpa mengulang membaca proposal penelitian, jurnal, artikel artikel terkait. Karna kalau sehari saja tidak baca, pemahamannya jadi di ulang dari nol lagi. Kadang kadang saya buntuuuu banget, tapi saya paksakan membaca artikel terkait. Kalaupun sudah mentok dan blasss aja dengan baca jurnal, minimal saya ulang ulang baca apa yang saya tulis...ngulang ngulang aja baca..ulang lagi..ulang lagi.
- Ketika dapat ide tuntaskan! Terkadang saya dapat jurnal bagus, lalu kepikiran..ahh makan dulu, bikin teh dulu, snack dulu..padahal belum lapar lapar banget dan belum jadwalnya istirahat. Stick to the target!
- Andai saya benar-benar buntu dan gk bisa ikut jadwal istirahat yang di buat, maka saya refreshing dikit dengan cara masak-masak, bikin foto dan kemudian saya upload di Shutterstock atau di Foap tapi waktunya saya batasi. Karna kalau gk, saya ke asikan hehehe. Oh ya, khusus saya pribadi ni, kalau konsentrasi saya menurun karna sesuatu hal maka menulis BLOG adalah obat paling mujarab bagi saya untuk kembali fokus. Contoh sehari tadi, saya mau bikin-bikin foto saja terus. Lagi ketagihan, setiap upload foto di FOAP banyak juga yang like haha. Kondisi ini kan menganggu konsentrasi saya untu kembali membaca jurnal. Maka saya buat jeda dengan menulis Blog. Setelah menulis blog, saya lupa dengan foto foto di FOAM dan kembali bisa menulis jurnal.
- Jangan mengisolasi diri. Saya pribadi, ketika seharian bad mood, uring-uringan, ngerjain apa apa malas, di tambah cuaca yang mendung maka bertemu dengan teman-teman, ikut kegiatan rame-rame adalah cara mujarab berikutnya untuk kembali dapat energi. Biasanya kalau saya, habis bertemu orang banyak itu memberi energi, jadi realistik dan kembali fokus. Kalau gk, saya kayak berkutat dengan masalah saya saja hehe..tapi ketika bertemu orang lain, secara tidak sadar membuat kita melihat masalah yang kita hadapi dari angle lain. Carilah lingkungan positif supaya energinya juga positif.
Inilah tips dari saya dan buat saya hehe..terkadang saya manusiawi juga , malasnya minta ampun. Tapi saya berusaha tidak menuruti. Kalaupun malas, saya berusaha kegiatannya jangan sampai tidur n cek cek medsos terus. Nulis nulis blog begini rasanya lebih bermafaat..hehe..
Semoga bisa selesai tepat waktu, semakin ditunda akan semakin menjadi beban.
Groningen, 27 November 2017
6 Degree