Celotehan Nadhira dan Rania

Waktu begitu cepat berlalu, Nadhira dan Rania menginjak 5 tahun. Banyak sekali celotehan kalian yang membuat ibu terkagum kagum. Celotehan yang selalu ingin ibu ingat dalam pikiran ibu. Kesalahan penyebutan yang malah menjadi Lucu. Jerawat menjadi Jawarat. Mengerti menjadi Mengentri. Pelalatan jadi Perawatan. Pahala Jadi Piala. Kirain menjadi Kira Kira, ''Aku kira-kira ibu ketinggalan'' Padahal maksudnya Aku kirain. Nyak itu ibu, maksudnya Yang itu. Lawu, slime ku diambil farid, lawu farid kasih slime di mukanya, lawu..slime ku tingal sedikit..aku jadi Marah sedih. Maksunya Lalu...:D, bercerita runutan kejadin disekolah dengan kata "'Lawu''.

Nadhira juga pernah menggunakan kata IA..butuh waktu berhari hari untuk ibu menerka maksud IA. Termyata masudnya ''Lihat''

Sata umur 2,5 tahun. Awal masuk Daycare, Rania sering menggunakan kata Toh...apa2 Toh..walaupun Padanana katanya jadi beda :D. Nadhira juga sering menggunakan kata ''Ndak apa-apa Aja'' Maksudnya gk apa-apa. Tapi terkadang misal ibu kepeleset. ''Aduh, kejedot' teriak ibu. Nadhira lalu memberi respon ''ndak apa-apa aja ibu'' Mungkin  maksudnya, hoo gk apa2 sedikit''. Tapi ada kata ''Aja'' dan kenapa kejedot ndak apa-apa. Wkwkkww.

Belum lagi kata kata bahasa inggris yang Nadhira dan Rania ucapkan dengan sangat percaya diri, walaupun cadel

''Ibu aku yang Puple'' (Purple)

''Pengkyu ibu (Thank You)

''Sleep''

''Eat''

''Run''

'' Awesome''

'' Good Job''

'' Trees''

Ada satu kata yang sering di ucapkan Rania dan sampai sekarang masih jadi misteri artinya buat ibu yaitu '' What si can'' wkwkkwkw..apa ya maksudnya.  Karena kepercayaan diri yang kalian miliki, ibu kemudian mendaftarkan Nadhira dan Rania ke kelas Bilingual. Supaya mendapat lingkungan yang mensupport Nadhira dan Rania menguasai bahasa.

Belakangan, sering dengan bertambahnya usida dan pembelajaran di sekolah. Beberapa kali Nadhira dan Rania memberikan pesan yang bijak kepada Ibu. ''Ibu sabar dulu'' Ibu istigfar'' Ibu jangan marahi Dira, Dira Masih kecil''. 


Nak, waktu tak terasa megantarka Nadhira dan Rania pelan-pelan menjadi dewasa.


Selalu Sehat Permata hati Ibu :)


Jam Istirahat, menunggu delivery makan siang

23 Januari 2026