Hari Kamis adalah Hari Belanja di Groningen!

Kita flashback lagi yaa tentang Belanda..
Btw, ada hal menarik yang ingin saya tuliskan tentang pertokoan dan perkantoran di Belanda, bagaimana jam operasionalnya? Sebelum saya sampai Belanda, saya kira Belanda dan negara-negara Eropa lainnya ''modern'' banget. Definisi modern buat saya waktu itu, bakal banyak pusat-pusat perbelanjaan yang megah. Mungkin mirip singapore. Ternyata, saya tidak menemukan mall-mall yang megah seperti di Jakarta. Bentukannya lebih seperti komplek pertokoan atau istilahnya disebut Centrum.  Gk akan ada pusat perbelanjaan yang buka SETIAP HARI sampai jam 10 malam.  Apalagi hari minggu, toko-toko baru buka mulai jam 12 siang. Kecuali pertokoan di Amsterdam mungkin ya, karena daerah turis.

Dibanyak kota di Belanda, kalau toko-toko untuk fashion, paling jam 7 malam udah tutup. Sedangkan tipe-tipe mini market, ada juga yang buka sampai jam 10 namun itu hanya mini market dekat stasiun atau Centrum. Yang menarik adalah hanya hari kamis, seantero Belanda, toko-toko jam operasionalnya lebih lama dari hari biasanya
Kecuali Amsterdam, berikut jadwal buka tutup toko di Belanda:
  1. Senin-Rabu, jumát-Sabtu :jam 10.00 sd 18.00
  2. Kamis : 10.00-21.00
  3. Minggu : 12.00-17.00
Untuk mini market se jenis AH, ALDI, LIDL bukanya bervariasi namun umumnya buka dari jam 8.00 sd 18.00/20.00. Ada si beberapa toko yang dekat dengan Centrum buka sampai jam 10 malam. Namun khusus minggu, tetap mulai buka jam 12 siang. Dan setiap hari kamis, mini market yang tututpnya biasanya lebih awal jam 6 sore akan buka lebih lama.

Awal-awal nyampe Belanda, saya agak kagok dikit. Pertama, yang udah buka jam 7 pagi hanya kantin kampus atau coffe shop di dekat kampus atau stasiun. Bila berjalan-jalan ke centrum jam 6 sore, rata-rata toko udah tutup.  Kagoknya karena, kita kan orang Indonesia rata-rata morning person. Habis subuh, pasar dan toko jajajan untuk beli sarapan udah buka. Apalagi minggu pagi dan hari minggu pagi adalah hari bahagia banget buat jogging dan cari sarapan. Nah ini minggu pagi sampai jam 12 malah tutup.

Sampai sekarang saya belum tahu kenapa tiap hari kamis di tetapkan di Belanda jam operasional lebih lama. Bahkan termasuk perkantoran :D. Bisa di cek buka tutup Bank dan Kantor Gementee, pasti kamis operasionalnya lebih lama. Bank ING kalau hari kamis buka sampai jam 8 malam begitu juga Gementee. Karena jam buka tutup kantor dan toko yang bervariasi setiap toko/kantor setiap harinya, maka saya WAJIB ngecek google Biasanya jam buka tutup yang ditampilkan di google sudah update kok gk perlu buka website resminya. Beda banget dengan jadwal buka tutup kantor/toko di Indonesia hihi..pernah saya keliling hampir 1 jam mencari jasa pengiriman, di google katanya udah buka jam 9 pagi. Namun reaalisasinya baru buka jam 10/11 pagi hihi

Namun di balik itu, dengan jam buka tutup toko dan perkantoran demikian, kita diajarkan hidup efektif dan merencanakan agenda karena jam operasionalnya udah fix. Gk perlu juga sering-sering ke pasar /mall cuma buat beli cuci mata,  saya biasanya menjadikan hari kamis untuk berbelanja beberapa kebutuhan kalau memang butuh. Begitu juga untuk mengurus administrasi di Bank atau Gementee, kalau gk ke kejar hari biasa, saya akan datang hari kamis agak sorean. Oh iya khusus untuk ke gementee, jika datang di bawah jam 11 pagi maka bisa langsung go show. Namun jika diatas itu, maka harus buat appoitment dulu lewat website.

Selain efektif dan membuat saya sebagai pelanggan lebih disiplin, sebenarnya juga efektif lo buat si Penjual. Bahkan saya mikir, kenapa hari kamis yang bukanya lebih lama..apa mungkin berawal dari sebuah riset atau berawal dari sebuah peraturan pemerintah bahwa tiap hari senin, selasa, rabu, minggu pagi daya beli orang rendah sehingga toko-toko tidak perlu membuang-buang biaya operasional seperti biaya karwayawan, listrik.

Kadang saya mikir...apa benar ya pelanggan itu harus di manjakan ya? Atau sebenarnya hanya butuh informasi yang pasti? Seperti kepastian dalam hal kecil aja yaitu dalam jam operasional. Apalagi kepastian after sales service. Disadari atau tidak, banyak penjual memberikan harga-harga manis  diawal atas produk yang mereka jual istilah harga promo. Namun kelimpungan menjawab pertanyaan pelanggan bagaimana prosedur restitusi? bagaimana kalau barangnya rusak? Bagaimana kalau pelanggan berubah pikiran, gk jadi beli tipe yang A, pengennya Tipe B karena mungkin setelah dirumah baru kepikiran ternyata warna si B lebih unyu-unyu, pengen balikin barang yang dibeli tanpa alasan rusak lo hanya karena ''change my mind''? Saat saya di Belanda, semuanya bisa dan begitu mudah :D. Jadi sekalipun sering Belanja, saya juga sering balikin barang lo di Belanda. Bahkan Handphone yang udah saya gunakan seminggu, kemudian saya balikin karena seminggu kemudian HP yang hilang tersebut ditemukan di stasiun bus dan uang sayapun balik 100%, alasannya? Hanya ''change my mind''! hehe

Setelah ini saya akan cerita pengalaman saya balikin barang seperti HP,Laptop, JBL Headset hanya karena Change my mind! :D tanpa ribet sedikit pun.
Jakarta,
28 Juni 2019